Fitur
Set bit obeng presisi 30 buah meliputi:
1 buah pegangan aluminium
1 buah bilah ekstensi
Mata obeng presisi 28ps
Torx: T2, T3,T4,T5,T6, T7, T8, T9,T10,
T15, T20
Hex:H0.7,H0.9,H1.3,H1.5,H2.5,
H3.0,H3.5,H4.0
Philips: PHO, PHO, PH1
Obeng Y: Y0,Y1.
U Obeng: U2.6
Segitiga:2.3
Bintang:0,8
Spesifikasi
Nomor Model | Spesifikasi | Termasuk: |
260140030 | 30 buah | 1 buah pegangan aluminium 1 buah bilah ekstensi Mata obeng presisi 28ps Torx: T2, T3,T4,T5,T6, T7, T8, T9,T10, T15, T20 Hex:H0.7,H0.9,H1.3,H1.5,H2.5, H3.0,H3.5,H4.0 Philips: PHO, PHO, PH1 Obeng Y: Y0,Y1. U Obeng: U2.6 Segitiga:2.3 Bintang:0,8 |
260450021 | 21 buah | 1 buah pegangan aluminium Mata obeng presisi 20ps Slotnya: 1.0/2.0/3.0/4.0 Torx: T5,T6, T7, T8, T9,T10,T15, Heksa:H4.0 Philips:PH000,PHOO,PHO,PH1 Y Obeng: Y0 U Obeng: U2.6 Segitiga:2.3 Bintang:0,8 |
Tampilan Produk




Metode pengoperasian kit obeng presisi:
Sejajarkan ujung obeng dengan bentuk khusus dengan ceruk atas sekrup, kencangkan, lalu mulailah memutar pegangannya.
Tips: prinsip teknis obeng presisi:
Bila obeng digunakan untuk mencongkel penutup, prinsip kerja tuas yang digunakan. Semakin jauh jarak antara titik daya dan titik tumpu maka semakin hemat tenaga kerja, sehingga obeng panjang lebih hemat tenaga dibandingkan obeng pendek. Obeng menggunakan prinsip kerja poros roda pada saat digunakan untuk mengencangkan sekrup. Jika rodanya lebih besar, maka akan menghemat lebih banyak tenaga. Oleh karena itu, lebih menghemat tenaga saat menggunakan obeng dengan gagang tebal dibandingkan saat menggunakan obeng dengan gagang tipis.