Keterangan
Bahan: terbuat dari baja paduan berkualitas tinggi.
Dial presisi tinggi dengan pembacaan yang jelas.
Spesifikasi
| Nomor Model | Ukuran |
| 280060015 | 15 cm |
Tampilan Produk
Metode pengoperasian tang penjepit dengan dial:
Apakah metode penggunaan jangka sorong dengan dial sudah benar atau belum, secara langsung memengaruhi akurasinya. Persyaratan berikut harus diperhatikan selama penggunaan:
1. Sebelum digunakan, jangka sorong dengan pengukur harus dibersihkan, lalu bingkai penggaris harus ditarik. Pergeseran sepanjang badan penggaris harus fleksibel dan stabil, dan tidak boleh kencang, longgar, atau macet. Kencangkan bingkai penggaris dengan sekrup pengencang dan pembacaan tidak boleh berubah.
2. Periksa posisi nol. Dorong bingkai penggaris dengan lembut agar permukaan pengukuran dari kedua cakar pengukur saling mendekat. Periksa kontak antara kedua permukaan pengukuran. Tidak boleh ada kebocoran cahaya yang terlihat jelas. Jarum penunjuk skala menunjuk ke "0". Pada saat yang sama, periksa apakah badan penggaris dan bingkai penggaris sejajar dengan garis skala nol.
3. Selama pengukuran, dorong dan tarik perlahan bingkai penggaris dengan tangan agar cakar pengukur sedikit bersentuhan dengan permukaan bagian yang diukur, lalu goyangkan jangka sorong dengan pengukur secara perlahan agar bersentuhan dengan baik. Karena tidak ada mekanisme pengukuran gaya saat menggunakan jangka sorong dengan meteran, pengukuran harus dikuasai dengan perasaan tangan operator. Jangan menggunakan terlalu banyak tenaga untuk menghindari terpengaruhnya akurasi pengukuran.
4. Saat mengukur dimensi keseluruhan, pertama-tama buka cakar pengukur yang dapat digerakkan pada jangka sorong dengan pengukur sehingga benda kerja dapat ditempatkan dengan bebas di antara kedua cakar pengukur, kemudian tekan cakar pengukur tetap ke permukaan kerja, dan gerakkan bingkai penggaris dengan tangan agar cakar pengukur yang dapat digerakkan menempel erat pada permukaan benda kerja. Catatan: (1) kedua permukaan ujung benda kerja dan cakar pengukur tidak boleh miring selama pengukuran. (2) Selama pengukuran, jarak antara cakar pengukur tidak boleh kurang dari ukuran benda kerja agar cakar pengukur dapat menjepit bagian tersebut.
5. Saat mengukur dimensi diameter dalam, cakar pengukur pada kedua sisi pemotong harus dipisahkan dan jaraknya harus kurang dari dimensi yang diukur. Setelah cakar pengukur ditempatkan di lubang yang diukur, cakar pengukur pada bingkai penggaris harus digerakkan sehingga bersentuhan erat dengan permukaan bagian dalam benda kerja, yaitu, pembacaan dapat dilakukan pada jangka sorong. Catatan: cakar pengukur jangka sorong harus mengukur pada posisi diameter lubang di kedua ujung benda kerja, dan tidak boleh miring.
6. Permukaan pengukuran cakar pengukur pada jangka sorong dengan pengukur memiliki berbagai bentuk. Saat pengukuran, cakar pengukur harus dipilih dengan benar sesuai dengan bentuk bagian yang diukur. Jika panjang dan dimensi keseluruhan diukur, cakar pengukur luar harus dipilih; jika diameter dalam diukur, cakar pengukur dalam harus dipilih; jika kedalaman diukur, penggaris kedalaman harus dipilih.
7. Saat membaca, jangka sorong dengan meteran harus dipegang secara horizontal sehingga garis pandang menghadap permukaan garis skala, lalu identifikasi posisi yang ditunjukkan dengan cermat sesuai dengan metode pembacaan untuk memudahkan pembacaan, sehingga menghindari kesalahan pembacaan yang disebabkan oleh garis pandang yang salah.









