Keterangan
Bahan: Terbuat dari paduan aluminium berkualitas tinggi, ringan dan tahan lama.
Proses pengolahan: Permukaan dioksidasi untuk daya tahan dan ketersediaan yang optimal.
Desain: Ringan dan ringkas, mudah dibawa. Skala inci atau metrik sangat jelas dan mudah dibaca.
Aplikasi: Penggaris pertukangan kayu ini dapat digunakan untuk memeriksa dan memposisikan sudut sambungan kayu dan perekatan. Cocok untuk kayu, logam, sudut siku-siku, dan pengelasan 90 derajat. Dapat dipasang pada kotak, bingkai foto, loker, dan sudut luar, sangat cocok untuk merekatkan dan merakit kotak, laci, bingkai, furnitur, lemari, dan banyak lagi.
Spesifikasi
| Nomor Model | Bahan |
| 280380001 | Paduan aluminium |
Tampilan Produk
Penerapan penggaris pertukangan kayu:
Penggaris siku pertukangan kayu ini dapat digunakan untuk memeriksa dan memposisikan sudut sambungan kayu dan perekatan. Cocok untuk kayu, logam, sudut siku-siku, dan pengelasan 90 derajat. Dapat dipasang pada kotak, bingkai foto, loker, dan sudut luar, sangat cocok untuk merekatkan dan merakit kotak, laci, bingkai, furnitur, lemari, dan banyak lagi.
Tindakan pencegahan saat menggunakan penggaris posisi pertukangan kayu tipe L:
1. Sebelum menggunakan penggaris siku, periksa apakah ada memar dan gerigi kecil pada setiap permukaan dan tepi yang akan digunakan, dan perbaiki jika ada. Permukaan kerja penggaris siku dan permukaan yang akan diperiksa harus dibersihkan dan dilap.
2. Saat menggunakan penggaris siku kayu, sandarkan penggaris tersebut pada permukaan benda kerja yang akan diperiksa.
3. Saat mengukur, perhatikan posisi penggaris siku, jangan sampai miring.
4. Saat menggunakan dan meletakkan penggaris siku dengan tepi panjang, perhatikan agar penggaris tidak bengkok dan berubah bentuk.
5. Jika penggaris siku tipe L dapat digunakan dengan alat ukur lain untuk mendapatkan hasil pengukuran yang sama, sebisa mungkin, putar penggaris siku tersebut 180 derajat dan ukur kembali, lalu ambil rata-rata aritmatika dari kedua hasil pengukuran tersebut. Hal ini memungkinkan untuk memperhitungkan deviasi penggaris siku itu sendiri.







